Senin, 23 April 2012

CINTA, HIDUP DAN PILIHAN











hidup adalah pilihan...ya..kenyataannya memang seperti itu setiap harinya selalu ada pilihan dalam kehidupan kita, seperti... memilih gelap atau terang, belok atau lurus, kanan atau kiri, pilih dia atau aku :D dan Yah..masih banyak lagi pilihan2 dan itu terserah anda,tanggung jawab sendiri atas pilihan anda J . pernah aku berfikir...pilihan itu bermakna bahwa kenyataannya kita mengorbankan salah satu yang mungkin sama-sama kita cintai dengan tujuannya membuat ketenangan dalam hati. Mengorbankan berarti melukai..namun bisa menjadi indah dan tak ada luka dengan adanya rasa ikhlas antara kita, pilihan kita dan yang tidak kita pilih....hmm tentu sulit. baiklah ini adalah fikiran yang pernah hadir dalam otakku.
 Ketika kita bertemu dengan situasi yang membuat kita untuk memilih pastinya berharap kita akan memilih yang terbaik. Hmm gimana jika ternyata ketika pilihan tersebut tidak ada yang memenuhi kriteria kita, haruskah kita tinggalkan dan mencari pilihan lain? gaimana juga jika seandainya pilihan tersebut mutlak yang terakhir? Dan gaimana jika seandainya pilihan tersebut adalah suatu keputusan yang justru berimplikasi terhadap masa depan kita? Dannn juga...gimana seandainya jika justru pilihan tersebut adalah ujian dari Allah Swt sebagai wujud dari kasih sayang-Nya terhadap kita? Dan lagi .. bagaimana jika kita dihadapkan kepada suatu keharusan untuk memilih satu dari dua pilihan yang ada? Sudahkah kita memaknai bahwa pilihan tersebut adalah yang terbaik menurut Allah Swt untuk kita, bukan sebaliknya?
Aku pribadi mempunyai keyakinan bahwa Ketika aku telah menjatuhkan pilihan, yang terjadi aku menikmati apa yang telah aku pilih dan berusaha sekuat tenaga, dan jiwa aku mempertanggungjawabkan apa yang menjadi pilihanku dengan cara ku pastinya J. Aku selalu berharap apa yang menjadi pilihanku di ridhoi Sang Illahi.
Hmmm...Masalah cinta sering menjadi sebuah pilihan yang hadir dalam kehidupan sekitar kita. CINTA..Ah..selalu menarik dengan sebuah kata ini. Begitu banyak makna cinta dari para pencinta...dan aku sendiri sempat mengalami fase bingung dalam memaknai cinta itu apa.. haha :D. Namun, kufikir ini hal yang wajar karena, dari kebingungan itu aku mencari tau apa yang sebenarnya dan bisa membuat aku tak lagi mengalami kebingungan atau Galau gitu deh :P. Entah tepatnya saat Usiaku berapa tahun,  aku membaca buku yang menyadarkanku tetang makna cinta...
″Kecintaan manusia kepada harta, anak keturunan, isteri, atau ketertarikan hatinya terhadap suatu nyayian merdu, pada hakikatnya itu merupakan pencarian terhadap Sang Kekasih(Tuhan sejati yang disembah) yang telah hilang. ”
(Hz. Mirza Ghulam Ahmad,1896)
Yang aku pahami dari teori ini... sebenarnya apa yang saat ini kita cintai itu semua karena kita belum menemukan Sang Kekasih sejati. Ehm by the way, sang kekasih yang di maksud disini tentu TUHAN. Bila saja kita telah menemukan Sang Kekasih sejati itu...kita tak lagi merasa sedih, takut, khawatir atas apa yang menjadi hilangnya Harta, anak keturunan, Istri, Suami, dan semua yang bersifat keduniawian. Sang kekasih Sejati selalu memberi kasih karunianya kepada orang yang memilihnya.
Aku ingin mengutip kata-kata dari orang yang tercinta, Seperti ini kalimatnya:
″tak perlu ada luka saat cinta harus memilih....sebab semua pilihan itu adalah ekspresi cinta.”
Kufikir Memanglah benar ketika kita mengekspresikan cinta  berdasarkan Sang Kekasih Sejati, kita tak akan mengalami Luka. Lalu ketika cinta memilih tak lagi menjadi sebuah masalah cinta. Yang ada menikmati setiap cinta yang kita pilih dan bukan hanya itu..tapi kita juga mau menikmati penderitaan & cobaan cinta yang kita pilih dan mempertanggungjawabkan  setiap cinta yang kita pilih. J

         



Minggu, 22 April 2012




Suara Hujan, Rindu, Malamku dan Cinta serta Tuhanku

Aku suka suara hujannya
dan menikmati rindu ini :)
Malamku... aku menantikan dirinya
Cinta..... bersabarlah
Tuhanku... aku Ikhlaskan padamu...


Minggu, 19 Februari 2012







Kesedihan itu terlihat di wajahnya.
Kegelisahan itu sepertinya iya rasakan.
Namun tersenyum iya katakan "kita sedang di uji...bersabarlah dengan ini"

Mencium pipi ku...lalu ia katakan "bantu...bantulah dengan sholat malammu...menangis memohon kepada-Nya"
Terasa hangat pelukannya dan ia katakan "Yakinlah Tuhan Akan Memberikan jalan keluar..."








Selasa, 03 Januari 2012

Harmoni

lagu ini lah yang mewakili perasaanku. LAGU yang diciptain sama Piyu (Padi)


HARMONI


Aku mengenal dikau
Tak cukup lama separuh usia ku
Namun begitu banyak..pelajaran
Yang aku terima

Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud Harmony

Segala kebaikan..
Takkan terhapus oleh kepahitan
Kulapangkan resah jiwa..
Karna kupercaya..
Kan berujung indah

Kau membuatku mengerti hidup ini
Kita terlahir bagai selembar kertas putih
Tinggal kulukis dengan tinta pesan damai
Kan terwujud harmoni



Rabu, 28 Desember 2011

Masa Kedewasaan

Hadhrat Masih Mau’ud as bersabda : “hanya satu masa yaitu masa muda belia, masa kedewasaan, ketika seseorang manusia bisa berbuat sesuatu, sebab pada masa itu kemampuan sedang tumbuh dan kekuatan-kekuatan juga tengah tumbuh, maka itulah masa diliputi dengan nafsu amarah. Dan nafsu amarah itu melakukan serangan dari setiap penjuru dan dalam berbagai macam bentuk. Dan nafsu amarah itu bertujuan untuk menguasai akal manusia. Itulah masa di mana dilakukan tuntutan atas segala perbuatan manusia. Dan itulah masanya untuk menentukan khatimah bil khair (akhir kehidupan yang baik) di dalam semua amal perbuatan. apabila ia jatuh ke dalam jurang keburukan, lalu ia tidak melakukan usaha keras untuk memperbaiki diri maka masa itu menjadi masa akhir yang membawa manusia ke dalam jahanam dan membuat dia bernasib malang. Kecuali jika masa muda belia itu dipergunakan dengan sangat baik dan dengan penuh berhati-hati, maka dengan karunia Allah dan kasih sayangnya mudah-mudahan masa itu menjadi khatam bil khair baginya”

Jumat, 07 Oktober 2011

"Coretan Lama"

Aku mencoba memaknai hujan yang turun di siang ini. Aku fikir hujan hadir untuk menemani ku yang sendiri dengan suara percikan yang berasal dari air yang jatuh dari langit yang sempat biru namun gelap untuk mengawali hujan. Tuhan aku akan ingin menikmati setiap tetes air hujan itu, namun aku tak punya semangat untuk menemuinya,,,hanya mampu melihat dari lindungan atap dan tembok hijau. Aku tak ingin menangis, cukup sudah air yang kau turunkan untuk dunia ini, tak ingin aku menambahnya dengan kesia-siaan. 
Ku fikir hujan adalah keindahan yang dimiliki alam.  Apa hujan mengerti dengan apa yang aku rasa, Tuhan? Aku ingin menjadi wanita dengan keindahan seperti hujan. hey,Apa yang dimiliki hujan? Air,bukan?.
Tunjukan padaku keindahan yang ada pada ku. Seperti dunia yang memiliki hujan. Tak ingin bersedih, tersenyumlah ^_^..
Aku yang memimpikan pikiran ini,,dan aku berhak atas pikiran ku,,,cukup sudah aku bersedih, aku ingin membuat hatiku bahagia, lihatlah aku bangkit dan keluar...kalian akan melihat ku tersenyum dengan segala hinaan kalian ,bukan ku tak ingin berfikir kalian menghina ku..dengan segala kritik kalian.
huft..Masih ingin menuliskah diriku???? Semua yang terjadi pada diriku hanya untuk diriku, karena ku masih belajar untuk mempengaruhi kalian, aku tak akan menyerah!!!!! You GO, Lia!!!!!

Oleh-oleh Ijtima LI

Dinee Ahmad Ka Jo Aaj Salaarē He

Dine Ahmad ka jo aaj salaarē he        
Saatē foojoń ki koi na yalghaarē he
Dhanka tauhiidē kaa abē bajaenge ham
Khabe naasir ki taabiir bān jaengge
Ham mahaabaat ki tanwiir ban jaengge
Apna kabzaah dilon pār jamaaengge ham
Kurtabaa maazkii daasē tasban cukaa
Roobe asybiiliyaań bhi dua ban cukaa
Us peh aansuuń na har giiz bahaaengge ham
Barcēloona he yaa keh Valēnciaa
Arze Jibrāletar yaa keh hoo Maalagaa
Laa jarēm koi miiraase paa engge ham
Roosyēnii allbasyaarāāt ki baŕhtii ra hee
Us peh har saboehe khusyiyoon
ki chaŕtii ra hee
Nuure iimaań ki syammee jaenggee ham
Haqēqi loogooń ke taufiiqe pehcaa milee
Hee yeh masksāad hamaaraa
faqād ee khuda
Teeri nusraat agārr paate jaaengge ham

Tiire haatoń meń usē ke na talwaarē he
Ibne mansuur kii eekē lelkaare he
Parcame diine ehmaad uŕaaengge ham
Zehre nafrāāt ki aktsiir bān jaaengge
Naai undēluus ki taqdir ban jaaengge
Ehle andluus ko apnaa banaaengge ham
Katsre gharnata ibrāāt nisyaań ban cukaa
Goyaa murdooń ka yeh ikē jahaań bn cukaa
Naae arzoo samaań abē banaaengge ham
Meń dārdēkii zamiin hoo keh asybiiliyaań
Goo ya saare ke saara hi aspaaniyaań
Us ka paaee Muhammad milaaengge ham
Uski bastii hameesyah hi bastii ra hee
Us peh rehmaat khudaa ki barastii ra hee
 
Masjideen aor bhii abē banaaengge ham
Us ke hār baasiko nuure iimaań milee
Teeri nusrāāt se ham ko yeh icchaa milee
 
Abde rehmaanē har jaań dikhaaengge ham

Terjemahnya:
Pahlawan agama Muhammad masa ini
Pahlawan agama Muhammad masa ini
Yang tidak ada pedang di tangannya
Tidak ada pula serangan lasykar-lasykar
Karena ini semua merupakan seruan dari putra Mansur
Kami akan membunyikan gendrang tauhid
Kami akan mengibarkan bendera agama Muhammad
Kami akan menjadi penyempurnaan ru’ya Nasir
Kami akan menjadi penawar racun kebencian itu
Kami akan menjadi cahaya-cahaya cinta yang menyinari
Kami akan menjadi taqdir dari Andalusia yang baru
Kami akan menancapkan kekuasaan kami di hati orang-orang
Kami akan menjadikan Andalusia yang dulu itu milik kami
Tanah Granada  yang telah menjadi kisah itu akan kami hidupkan kembali
Ruh Espanola telah menjadi doa
Seolah-olah suatu tempat yang telah mati hidup kembali
Kami tidak akan pernah menyucurkan air mata untuk kesedihan itu
Akan tetapi kami akan menciptakan langit dan bumi baru
Baik itu Barcelona ataupum Valencia
Ya’ni tanah-tanah yang telah direbut oleh Isabela
Baik itu gunung Gibraltar ataupun Malaga
Malahan, seolah-olah seluruh Spanyol
Kami akan dapatkan dan kami akan persembahkan di hadapan Muhammad
Semoga sinar khabar gembira itu senantiasa menyinari
Semoga kampung halaman yang dulu itu senantiasa menjadi kampung halaman abadi
Kami akan menyalakan lentera cahaya keimanan
Kami akan membangun kembali mesjid-mesjid
Semoga orang-orang yang hakiki memperoleh taufik untuk dapat mengenal
Dan setiap penduduk kota-kota itu memperoleh nur keimanan
Wahai Tuhan! Hanya ini sajalah tujuan kami
Semoga kami memperoleh kebaikan dari pertolongan Engkau
Apabila kami memperoleh pertolongan Engkau
Kami akan memperlihatkan pada setiap jiwa karunia Ilahi itu.